Diniyah, Ilmiah, Ukhuwah, dan Amaliyah


UNTUK mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggungjawab negara, pemerintah, masyarakat dan semua insan yang ada berupaya untuk mewujudkannya. Kecerdasan harus membentuk manusia yang seutuhnya yang bertaqwa kepada Allah SWT, berbudi luhur dan berahlak mulia yang merupakan tujuan hidup muslim. Guna mewujudkan tujuan manusia yang cerdas dan berahlak mulia, berbudi luhur serta taqwa kepada Allah SWT memerlukan proses yang lama dan panjang.

Perguruan tinggi merupakan salah satu wadah untuk mencerdaskan dan membentuk manusia yang berahlak mulia dan bertaqwa kepada Allah SWT. Perguruan tinggi hanya banyak ditemui di kota-kota besar, sehingga seorang pelajar lulusan sekolah lanjutan tingkat atas untuk meneruskan kejenjang perguruan tinggi harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Disamping itu, kapasitasnya masih dirasa belum mampu menampung lulusan siswa SLTA, terutama pada daerah yang jauh dari perkotaan, terutama di daerah Cepu kabupaten Blora.

Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhammad Cepu merupakan salah satu usaha sosial dan pendidikan untuk mewujudkan serta membantu pemerintah dalam membentuk manusia seutuhnya, menciptakan manusia yang berbudi luhur, berahlak mulia dan bertaqwa kepada Allah SWT. Adapun tujuan utama adalah menciptakan kesinambungan belajar di lingkungan pondok pesantren dari pendidikan yang rendah sampai perguruan tinggi. Dimana hingga kini masih jarang sebuah pondok pesantren memiliki perguruan tinggi dan ini merupakan cita-cita semenjak berdirinya Yayasan Pondok Pesantren dan Madrasah Al Muhammad Cepu. Diharapkan dapat menelorkan manusia-manusia yang berilmu, beramal sholeh dan berbudi luhur serta taqwa kepada Allah SWT merupakan realisasi dari ajaran Islam dan bentuk pengamalan Pancasila. Hal tersebut sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang Undang Dasar 1945. Ini suatu upaya berpartisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya pembangunan masyarakat di Kabupaten Blora dalam bidang mental sepiritual.

Eksistensinya tidak lepas dari faktor-faktor yang mendorong kelangsungan Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhammad Cepu ini diantaranya adalah kuliah dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Al Muhammad Cepu yang telah memiliki Sekolah Menengah Umum dan Madrasah Aliyah yang mayoritas menginginkan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan tidak pindah atau tetap nyantri di pondok pesantren, mengingat problem biaya maka mereka dapat melanjutkan pendidikan sambil bekerja. Pondok pesantren di seluruh Indonesia masih sedikit sekali. Bahkan di kabupaten Blora belum ada perguruan tinggi yang bertempat di pondok pesantren padahal niat ke pondok pesantren di samping mendalami ilmu agama juga ingin kuliah sehingga menjadi ulama’ yang intelek dan intelek yang ulama’. Disamping itu di sekitar Pondok Pesntren Al Muhammad Cepu berdasarkan penelitian, menunjukkan bahwa perkembangan pendidikan sekolah lanjutan tingkat atas terdapat kemajuan yang sangat signifikan. Dilihat dari jumlah lembaga dan kelulusan murid SLTA terdapat kurang lebih 4000 siswa, jika 10% meneruskan ke Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhammad Cepu berarti sudah terdapat 400 mahasiswa, hal ini belum ditambah dari luar kota. Inilah yang membuat optimisme dalam mengembangkan perguruan tinggi ini.

Demi kelangsungan perkembangan dan pengembangan Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhammad Cepu telah menyediakan sarana dan prasarana yang sebaik mungkin, baik ruang perkuliahan, perpustakaan, laboratorium dan lain-lain. Dana diperoleh dari Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhammad Cepu adalah uang kuliah dari mahasiswa dan sumbangan dari pihak lain yang sah dan halal. Juga tenaga pengajar yang berkelayaan, baik dosen tetap maupun tidak tetap, karyawan tetap dan komponen pimpinan yang mumpuni. Di samping itu perkembangan kelimuan ditunjang dengan pengkajian-pengkajian kitab, perpustakaan, ketrampilan kursus dan lain-lain. (***)